Day 16 - 30 Day Writing Challenge

You are allowed to change one thing in your life. What will it be?

KTP jadi hal yang paling gua tunggu-tunggu ketika beranjak di usia 17 tahun. Selain jadi bukti bahwa diri lu merupakan warga sah dari suatu negara, KTP ini juga bisa bermanfaat untuk berbagai hal. Pengurusan surat-surat lainnya seperti SIM, punya rekening bank sendiri, hal-hal administrasi lainnya, bahkan sampai sekedar punya akun gopay premium. Punya KTP jadi hal yang gua dan mungkin kebanyakan orang lainnya tunggu ketika menginjak umur 17 tahun.

Pengurusan KTP gua bisa dibilang ga selancar itu. Mulai dari tempat pembuatannya yang jauh dari alamat domisili gua, pengurusan surat ini itu, hingga petugas kelurahan yang rasanya tidak niat bekerja. Tapi setelah beberapa hari menunggu, akhrinya tiba hari pengambilan foto untuk KTP. Gua cukup berusaha untuk setidaknya terlihat manusiawi di foto yang nantinya akan terpasang pada KTP gua yang berlaku seumur hidup. Ga perlu keliatan ganteng, setidaknya fotonya manusiawi. Gua sampoan, sisiran, serta pakai pakaian yang formal dan memang rapih untuk hari itu, udah cukup effort lah intinya.

Selain berfoto, ada satu hal lagi yang perlu gua lakukan yakni tanda tangan. Gua cukup pede dengan tanda tangan gua yang sudah gua buat dan latih sejak SD. Simpel tapi keren, cukup bagus lah buat terpampang di KTP gua. Hal yang bikin gua kaget, alat untuk menulis tanda tangan ternyata cukup unik. Bentukannya kayak prisma segitiga dengan sisi layar dimana lu pakai semacam pen digital buat bubuhin tanda tangan lu di layar yang tersedia.

Layar yang kecil bikin gua agak kegok ketika proses nulis tanda tangan. Gua sampe ngulang beberapa kali sampe ketika petugasnya bilang ini udah cukup bagus. Gua yang udah lelah pun akhirnya mengiyakan saja. Akhirnya gua pulang setelah diberitahu KTP gua akan siap diambil setelah proses beberapa hari. Singkat cerita akhirnya hari yang ditunggu tiba. Akhirnya gua resmi dapet KTP dan bisa segera punya rekening sendiri dan pakai uang gua buat top up ini itu sepuasnya. Tapi ketika gua melihat KTP gua untuk pertama kalinya, gua terkejut.

"Tanda tangan macam apa ini!?" Pikir gua dalam hati. Memang sih ini tanda tangan gua dan gaada yang salah, tapi kok sekecil ini? Gua udah yakin banget kalau gua bubuhin tanda tangan gua dengan benar di layar dari atas sampe bawah tanpa ruang kosong, tapi kenapa hasilnya sekecil ini hei. Apa jangan-jangan petugas yang waktu itu menipu gua karena dia sudah kelelahan menunggu? Atau mesinnya yang memang aneh? Gaada yang tau. Ya emang sih lu bisa ngurus untuk ganti tanda tangan lu. Tapi ribet mampus rasanya, apalagi gua benci hal-hal yang berurusan dengan administrasi, jadi ya, kalau bisa ubah satu hal secara langsung, gua bakal pilih ubah tanda tangan yang ada di KTP gua, setidaknya ukurannya jadi normal ajalah, tanpa harus ribet berurusan dengan berbagai hal yang ada.