Day 17 - 30 Day Writing Challenge
Imagine yourself stranded alone in an unknown land. How does it look?
Tidak pernah terpikirkan untuk gua bertahan hidup sendirian di tempat antah berantah. Tanpa apa-apa tanpa siapa-siapa gitu. Gua bukan orang yang begitu kreatif dan bisa ngehayal tapi mari kita coba imajinasikan.
Gua terbangun di tepi pantai dengan keadaan baju basah dan tercampur pasir. Gua bakal melihat sekitar dengan cepat dan menyadari gua terdampar dan hidup gua ga bakal lama lagi. Rasa panik dan adrenalin menyelimuti diri gua. Setelah teriak kepanikan akhirnya gua berdiam diri sebentar dan mulai bangkit dan berjalan.
Setelah berjalan beberapa lama di dalam hutan, gua mulai tersesat. Tapi karena memang sejak awal gua tedampar di tempat antah berantah, gua ga yakin bisa dikatakan gua tersesat.
Matahari mulai turun, langit mulai menjadi senja dan udara mulai dingin. Gua yang sudah lelah berjalan akhirnya mulai memikirkan bagaimana gua tidur malam ini. Sembari mencari daun-daun panjang untuk alas gua bermalam dan juga beberapa kayu yang berjatuhan di tanah, gua mencoba mendengar suara air dan mencari sumber air.
Setelah menemukan danau, gua memutuskan bermalam disana. Gua mencoba menyalakan api unggun dengan kayu-kayu yang udah gua kumpulkan. Karena tidak kunjung menyala, akhirnya gua menyerah dan memilih tidur di alam terbuka tanpa tau apa atau siapa yang mengintai gua di kejauhan sana.
Kalau gua beruntung tidak tertangkap suku lokal yang liar atau diterkam hewan buas, maka keseharian seperti itu terus berulang selama beberapa hari. Berjalan tanpa arah dan kelaparan karena tidak tau apa yang beracun dan tidak, gua mencapai batas gua dan jatuh kelelahan. Menyadari ajal gua sudah dekat, rentetan masa lalu melintas di otak gua. Rasa penyesalan dan bersyukur menyatu dalam saat-saat terakhir gua. Sembari menutup mata perlahan, akhirnya gua pun berkata "Nice try".
